Novel ini tidak hanya semata-mata fiksi, namun juga catatan sejarah sosial-politik dan budaya. Novel ini memuat 55% kisah nyata 20 % setengah nyata, baru sisanya fiktif.
Duhai, apakah kau akan memilih mati ketika cinta-sejatimu tidak terwujudkan? Ataukah hanya bisa memeluk lutut, menangis tersedu, bersembunyi di balik pintu seperti anak kecil tidak kebagian sebutir…